Saturday, October 12, 2013

Profil Perusahaan yang Bergerak di Bidang Informatika: PT INDOSAT TBK


PT.Indosat Tbk


PT Indosat Tbk., sebelumnya bernama PT Indonesian Satellite Corporation Tbk., adalah sebuah perusahaan penyelenggara jalur telekomunikasi di Indonesia. Indosat merupakan perusahaan telekomunikasi dan multimedia terbesar kedua di Indonesia untuk jasa seluler (Mentari, Matrix, IM3, StarOne). Saat ini, komposisi kepemilikan saham Indosat adalah: Publik (45,19%), Qatar Telecom QSC (40,37%), serta Pemerintah Republik Indonesia (14,44%), termasuk saham Seri A. Indosat juga mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta, Bursa Saham Singapura, serta Bursa Saham New York.

Layanan Jasa dan Produk


Perusahaan ini menawarkan saluran komunikasi untuk pengguna telepon genggam dengan pilihan pra bayar maupun pascabayar dengan merek jual Matrix, Mentari dan IM3; jasa lainnya yang disediakan adalah saluran komunikasi via suara untuk telepon tetap (fixed) termasuk sambungan langsung internasional IDD (International Direct Dialing), serta jasa nirkabel dengan merk dagang StarOne. Perusahaan ini juga menyediakan layanan multimedia, internet, dan komunikasi data (MIDI= Multimedia, Internet & Data Communication Services)

Ruang Lingkup Perusahaan

PT Indosat Tbk memberikan layanan ke seluruh wilayah nusantara. Untuk meningkatkan pelayanan yang lebih memuaskan pelanggan, tahun 2013 ini PT Indosat menargetkan menambah seribu stasiun pemancar atau Based Transceiver Station(BTS) yang sudah dimulai dari akhir 2012. Berdasarkan laporan perseroan tahun lalu, Indosat telah mengoperasikan sekitar 21.930 BTS, dengan rincian 17.334 BTS 3G dan 4.596 BTS 2G.
Selain itu PT Indosat juga melakukan kerjasama dengan beberapa negara untuk memberikan layanan panggilan internasional. Antara lain pada negara malaysia, australia, UK, Jerman, dan daerah Timur Tengah.

Omzet Perusahaan

Sela Pendapatan usaha PT Indosat Tbk selama 2011 tercatat naik tipis sekitar 3,9 persen 


menjadi Rp 20,57 triliun. Pembukukan laba bersih tahun buku 2011 sebanyak Rp 835 miliar atau naik 29 persen dibandingkan periode 2010 senilai Rp 647,2 miliar.



Indosat mencatat 

ARPU seluler mencapai Rp 28,4 ribu. Pendapatan ini turun 18,2 persen dibandingkan setahun sebelumnya sebesar Rp 34,7 ribu. untuktahun berakhir, perusahaan yang dikuasai pemodal Qatar ini telah mengeluarkan barang modal tunai hingga mencapai Rp 6,06 triliun. Sementara itu, seluruh utang tercatat sebanyak Rp 23,4 triliun. Untuk bisnis telepon pasti (fixed wireless access/FWA), ARPU Indosat justru meningkat 98,3 persen menjadi Rp 35,1 ribu.







Sumber dan Referensi

No comments:

Post a Comment